Jumat, 22 Maret 2019

Cara Menyusui Dengan Posisi yang Benar
Cara Menyusui Dengan Posisi yang Benar

Bagi ibu yang baru pertama kali menyusui, mungkin akan kebingungan dengan cara menyusui yang benar agar ASI gampang keluar dan agar bayi bisa menyusu dengan lancar. Ibu yang sudah mempunyai anak juga kadang masih merasa jika menyusui itu tidak enak tapi menyakitkan. Mungkin hal ini terjadi karena cara yang ibu lakukan itu masih salah sehingga perlekatannya salah. Perlekatan adalah salah satu syarat penting dalam cara menyusui yang benar.

ASI merupakan kebutuhan pokok bagi bayi yang mengandung nutrisi terbaik yang dapat memenuhi kebutuhannya. Kandungan nutrisi yang terdapat dalam ASI akan menyesuaikan dengan kebutuhan bayi seiring dengan tumbuh kembangnya. ASI juga dapat meningkatkan kecerdasan bayi.

Setelah bayi lahir, ibu akan segera menyusui untuk pertama kali melalui IMD (Inisiasi Menyusui Dini). Secara alami, bayi memiliki kemampuan untuk mengisap susu dan insting untuk mencari putting susu yang ada didekatnya. Jadi, tidak heran jika saat IMD bayi yang diletakkan tengkurap menghadap ke payudara ibu, ia akan secara naluriah dapat menemukan putting ibu. Meskipun menyusui adalah hal yang wajar dilakukan oleh para ibu, nmaun masih banyak ibu yang masih kesusahan untuk melakukannya.

Berikut beberapa langkah cara menyusui yang benar agar menyusui dapat lebih mudah untuk ibu dan bayi :

1. Rilekskan tubuh ibu dan ambil posisi yang paling nyaman. Yaitu dengan bersandar atau mengganjal badan ibu dengan bantal untuk mengurangi tekanan di punggung.

2. Selalu topang bagian leher, kepala, punggung, pinggul, dan kaki bayi dengan menggunakan bantal, guling kecil, selimut atau dengan lengan agar bayi lebih nyaman dan untuk mempertahankan posisi tidur bayi yang baik.

3. Posisi kepala bayi harus selalu lebih tinggi dari tubuh dan kakinya agar bayi lebih mudah menelan dan agar ia tidak gampang gumoh setelah menyusu.

4. Pastikan tubuh bayi benar-benar menempel dengan tubuh ibu dan muka bayi dekat dengan payudara ibu sehingga bayi dapat menemukan putting dengan mudah.

Jumat, 26 Oktober 2018

Tips Merawat Bayi Prematur Di Rumah
Umumnya, lama waktu bayi di dalam kandungan adalah sembilan bulan. Namun lain halnya dengan bayi prematur. Bayi prematur adalah bayi yang terlahir sebelum usia sembilan bulan. Atau menurut pakar kesehatan, disepakati bahwa bayi prematur yaitu bayi yang terlahir kurang dari 37 minggu. 

Merawat bayi prematur secara logika lebih sulit dari pada merawat bayi yang terlahir secara normal. Mengapa demikian ? Karena bayi prematur memiliki sistem organ yang belum sempurna sehingga banyak sekali kemungkinan – kemungkinan terjadi dan umumnya memang bayi prematur banyak mengalami gangguan kesehatan seperti penyakit bayi kuning, gangguan pernapasan, dan juga gangguan pencernaan. 

cara merawat bayi prematur di rumah

Namun terdapat wacana tentang bagaimana merawat bayi prematur dirumah tanpa bantuan alat – alat medis. Namun hal ini juga harus disesuaikan dengan kondisi sereta harus mendapat persetujuan dari dokter. Berikut beberapa tips mengurus bayi prematur di rumah. 

# Metode Kangguru

Apa yang disebut dengan metode kangguru ? dan apa juga tujuannya ? Metode ini adalah dengan menempelkan tubuh bayi dan orang tuanya tanpa kain, kemudian keduanya diselimuti. Hal ini bertujuan untuk menghangatkan bayi dan menjaga kehangatannya tetap stabil. 

# Menyusui dengan teratur

Berbagai macam penelitian telah dilakukan tentang bagaimana khasiat dan pentingnya ASI untuk tumbuh kembang bayi. Tidak terkecuali juga untuk bayi prematur. Bagaimanapun kondisinya, anda harus tetap berusaha untuk memberikan ASI kepadanya. Pemberian ASI pada bayi prematur setidaknya dilakukan 6 hingga 8 kali per hari. 

# Memenuhi kebutuhan istirahatnya

Kebutuhan bayi yang harus dipenuhi selain ASI juga istirahat atau tidur yang cukup. Bayi normal dan bayi prematur tentu tidak sama kebutuhan waktu tidurnya. Bayi prematur memiliki kebutuhan yang lebih banyak dibandingkan dengan bayi yang normal dan usahakan posisi bayi dalam keadaan terlentang waktu tidur. 

# Lindungi dari orang sakit

Jika ada anggota keluarga anda yang sakit, maka perintahkan agar tidak mendekat pada si bayi. Hal ini untuk menghindarkan bayi dari tertular penyakit. Kondisi bayi prematur sangat rawan sekali terserang penyakit karena sistem imunitasnya sangat rendah dan sedang dalam masa perkembangan.

Selasa, 07 Agustus 2018

Tips Meredakan Nyeri Pada Saat Haid
Memang tidak semua orang merasakan nyeri saat haid, namun beberapa orang seringkali merasakannya. Banyak faktor yang menyebabkan wanita merasakan nyeri saat haid. Maka dari itu, wanita harus mengetahui cara yang dapat dilakukan ketika merasakan nyeri saat haid. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri pada saat haid yaitu :


Tips Meredakan Nyeri Pada Saat Haid


1. Berbaring

Apabila pada saat haid anda mulai merasakan nyeri maka kamu dapat merebahkan tubuh terlebih dahulu di kasur atau sofa. Biasanya nyeri yang terasa berada pada bagian punggung, jadi ketika kamu membaringkan tubuh maka nyeri akan berkurang. Kamu dapat menggunakan bantal di bawah lutut menyangganya dan ambillah nafas panjang kemudian hempaskan. Lakukan cara ini sampai kamu merasa lebih nyaman sampai berulang kali.

2. Olahraga Secara Teratur

Aktifitas sederhana yang dilakukan saat haid dapat mengurangi rasa nyeri saat haid. Olahraga ringan yang dapat dilakukan adalah berjalan, bersepeda, atau berenang. Namun, jika memang tidak mampu jangan memaksakan diri. Lakukanlah olahraga yang ringan tapi dilakukan secara teratur. 

3. Kompres Air Hangat 

Masukkan air hangat ke dalam botol kemudian kompreskan pada daerah perut maka nyeri akan berkurang. Mengompres bagian perut akan membuatnya rileks dan otot-otot pun tidak menegang lagi.

4. Konsumsi Makanan Sehat

Berdasarkan penelitian, asam lemak omega 3, vitamin E, vitamin B6, dan vitamin B1, serta magnesium dapat mengurangi nyeri saat haid. Contoh makanan yang mengandung vitamin tersebut yaitu mengkonsumsi sayuran, dan buah-buahan dengan aneka macam warna, labu, ikan, dan makanan lain yang mengandung banyak protein nabati. 

5. Menghindari Rokok Atau Alkohol

Merokok dan mengkonsumsi Alkohol maka akan membuat kondisi nyeri makin nyeri, maka hindarilah mengkonsumsi alkohol karena itu merupakan kebiasaan buruk yang harus kamu hindari.

6. Kegiatan Relaksasi

Pijatan kecil yang dilakukan pada bagian perut dapat membantu mengurangi rasa nyeri yang muncul. Kamu juga dapat melakukan pilates dan yoga untuk mengalihkan perhatian dari rasa nyeri haid. Relaksasi ini perlu dilakukan untuk menenangkan pikiran dari beban atau masalah yang ada dapat menambah rasa nyeri pada perut.

Rabu, 25 Juli 2018

Cara Menaikkan Berat Badan Bayi
Berat badan bayi yang rendah tentu akan menjadi suatu kekhawatiran tersendiri bagi semua orang tua jika buah hati mengalami kurang gizi, lalu sebagai orang tua pasti akan mencari suatu cara untuk menaikkan berat badan buah hati secara efektif dan aman. 

Dalam membahas berat badan bayi,maka kita harus mengetahu hal ini. Berat badan normal bagi bayi adalah 2500-4500 gram ketika baru lahir,dan akan menurun pada hari-hari awal namun akan kembali meningkat dan normal kembali setelah 10-12 hari. Beberapa penyebab berat badan bayi rendah, antara lain :


# Kurang Asupan

Makanan pokok bagi bayi baru lahir sampai umur 6 bulan adalah ASI, tidak perlu makanan tambahan lain. Namun jika berat badan rendah mungkin bisa ditambah dengan bantuan susu formula. Ketika bayi telah berusia 6 bulan ke atas maka harus ada pendamping ASI(MPASI),karenajika hanya ASI saja tidak cukup. Jadi orangtua akan berperan penting dalam hal asupan gizi karena untuk meningkatkan gizi dan nutrisi yang seimbang pada bayi.

# Bayi Mulai Aktif

Pada usia 6bulan ke atas bayi mulai meningkatkan gerak dan aktifitasnya, dia akan mulai mengangkat kepala,belajar duduk,merangkak,bahkan sampai belajar berjalan. Jadi dalam usia ini bayi harus ditunjang dengan asupan gizi yang seimbang agar kondisi berat badan bayi akan tetap stabil dan tidak terus menyusut.

Cara Meningkatkan Berat Badan Bayi ?


# Meningkatkan Kualitas Dan Kuantitas ASI

Agar dapat meningkatkan berat badan bayi maka ibu harus berupaya meningkatkan kualitas ataupun kuantitas ASI karena dalam usia 6 bulan asupan yang paling berguna adalah ASI. Dengan asupan ibu menyusui yang bergizi dan cukup akan meningkatkan kualitas ASI, selain itu pola hidup sehat, istirahat cukup dan mengendalikan stress juga sangat berpengaruh dalam peningkatan kualitas ASI.

# Pemberian MPASI

Yang Terjadwal Untuk usia bayi diatas 6 bulan pemberian ASI saja tidak cukup,jadi harus ada makanan tambahan atau makanan pendamping ASI (MPASI). Untuk menaikkan berat badan bayi berilah jenis olahan MPASI yang sesuai dengan usia bayi contohnya, bubur nasi tim,bubur saring,dan pada usia satu tahun keatas berilah olahan nasi biasa.

Contoh-contoh makanan bergizi yang bisa diolah menjadi MPASI 

Tempe,ikan,wortel,tahu,telur,bayam dan sebagainya. Atau dapat juga ditambahkan minyak sayur atau keju kedalam MPASI supaya dapat menambah kalori dan variasi rasa. Dalam sehari, umumnya MPASI dijadwalkan sebanyak 2-3 kali dengan porsi yang disesuaikan dengan usia bayi. 

Untuk bayi yang baru belajar makan sehari bisa diberi satu kali sampai bertambah usiaa maka tambahkan porsinya sampai sehari 3 kali, untuk bayi yang lebih besar ibu bisa memberikan camilan bergizi seperti biskuit pada sela-sela jadwal makan yaitu dua kali sehari pada saat menjelang siang dan sore hari.
Tips Menjadi Juara Kelas Yang Bahagia
Tips menjadi juara kelas mungkin hanya seputar belajar, belajar, dan belajar saja yang saat ini sering dibicarakan orang. Namun, tips menjadi juara kelas ternyata tidak hanya melulu soal belajar saja ternyata. Masih ada disiplin dan aktif yang menyertai tips menjadi juara kelas ini. Menjadi juara kelas bukan hanya harus pintar saja namun juga aktif dan cerdas. Karena percuma menjadi seorang juara kelas namun ia hanya pintar tetapi tidak bahagia karena hidupnya membosankan.


Tips Menjadi Juara Kelas


Tips menjadi juara kelas yang bahagia yang pertama memang dengan rajin belajar. Namun, rajin belajar disini artinya bukan kita diam terus di kamar membaca melulu tidak bermain atau menonton televisi. Begitu juga saat istirahat di sekolah yang dihabiskan dengan belajar terus juga tidak akan menjamin menjadi juara kelas. 
Kita harus bisa membuat pola waktu. Jika di sekolah sudah disediakan jadwal pelajaran termasuk istirahatnya, maka pergunakan waktu istirahat ini dengan baik untuk makan dan bermain bersama teman. Jangan sampai mereka menyebut kita si aneh dan si introvert karena penyendiri dan hidupnya membosankan dengan belajar melulu.

Sudah pasti di sekolah disediakan kegiatan ekstrakulikuler, maka ikutilah. Pilih salah satu yang sesuai hobi dan bakat kita. Walaupun tidak sesuai bakat dan hobi tetapi kita ingin bisa bidang itu, maka cobalah ikuti. Khususnya untuk bidang olahraga. Ini berguna untuk tubuh dan otak kita. Otak kita akan seimbang dan tubuh kita juga sehat.

Saat di rumah, buat juga pola waktu seperti ini dn disiplinlah dalam menjalankannya. Pola waktu atau jadwal ini dari mulai kita bangun sampai tidur lagi di atur. Jam tidur dan belaja mungkin akan lebih banyak dibanding aktivitas lainnya. Namun, aktivitas lainnya dengan waktu yang lebih sedikit inilah yang harus pintar dalam membaginya.

Dalam jadwal tersebut harus ada waktu dimana kita beribadah, olahraga, bermain, dan membantu orang tua. Beribadah akan mebuat diri kita lebih dekat dengan Tuhan dan juga sarana kita berdoa pada Tuhan agar bisa menjadi juara kelas. Walaupun di sekolah sudah berolahraga, biasakan di rumah melakukan olahraga minimal 30 menit setiap harinya baik itu di sore hari maupun saat bangun tidur. Berikan asupan pengetahuan dan wawasan lain dari acara televisi maupun membaca koran dan membuka internet. 

Berikan waktu untuk diri kita melakukan hal ini. Orang yang tidak ikut berkembang bersama berita baru, hidupnya biasanya terasa lebih membosankan. Sediakan juga waktu untuk membantu orang tua di rumah. Jika kegiatan tersebut dijalankan dengan baik, saat belajar kita akan tenang karena kita tidak kehilangan banyak hal. 

Kita bukan hanya menjadi juara kelas saja nantinya karena rajin belajar, tapi menjadi juara kelas yang bahagia yang pintar, wawasannya luas, yang tidak kehilangan waktu bersama teman dan keluarganya, juga tubuhnya sehat serta bakatnya berkembang.